Selasa, 13 Juli 2010

KISAH NABI ADAM

KISAH TERCIPTANYA NABI ADAM DAN PEMBANGKANGAN IBLIS UNTUK BERSUJUD KEPADANYA
            Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat. "Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam di beri bentuk. Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan roh (ciptaan) Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud(1). Maka bersujudlah para Malaikat itu semua bersama-sama, kecuali Iblis. Ia enggan bersujud bersama-sama Malaikat yang sujud itu. Allah berfirman: "Hai Iblis, apa sebabnya kamu tidak (ikut besujud) bersama-sama mereka yang bersujud itu? Berkata Iblis:"Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia yang engkau  telah menciptakannaya dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Allah berfirman:"Keluarlah dari syurga, karena sesungguhnya kamu tekutuk, dan sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai hari kiamat". Berkata Iblis:"Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) di bangkitkan(2). Allah berfirman:"(kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang-orang diberi tangguh, sampai hari(suatu) waktu yang telah ditentukan(3). Iblis berkata:" Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik(maksiat) di muka bumi pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka. Allah berfirman:"Ini adalah jika yang lurus, kewajiban Akulah(menjaganya); sesungguhnya hamba-hambaKu tidak adakekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang yang mengikuti kamu, yaitu orang-orang yang sesat. Dan sesungguhnya Jahanam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka(pengikut-pengikut syetan). Semuanya Jahanam itu mempunyai 7 pintu, tiap pintu (telah ditetapkan untuk golongan yang tertentu dari mereka). (QS. AL-Hijr; 28-44)
           Keterangan:
  1. Yang dimaksud dengan sujud disini bukan berarti menyembah, akan tetapi sebagai penghormatan.
  2. Yang dimaksud Iblis adalah memohon agar tidak diajak dari sekarang melainkan di berikan kebebasan hidup sampai hari berbangkit 
  3. Yang dimaksud disini yaitu waktu tiupan pertama tanda permulaan hari kiamat. 
Sebelum Allah menjadikan Nabi Adam, terlebih dahulu Allah sudah menjadikan makhluk lainnya yaitu Malaikat dan Jin/Iblis. Dimana Malaikat dijadikan dari Nur (Cahaya) sedangkan Jin/Iblis di jadikan dari Api. Keduaya memiliki tabi'at yang berbeda artinya Malaikat adalah makhluk yang suci, tidak memiliki sahwat, tidak makan dan minum, tidak beristri, mereka hidup semata-mata melaksanakan perintah Allah SWT. Sedangkan Iblis adalah makhluk yang mempunyai sifat yang sebaliknya dari Malaikat.Jadi kesimpulan dari kisah ini yaitu:
  • Nabi Adam adalah Manusia pertama yang di ciptakan oleh Allah SWT.
  • Malaikat bersujud kepada Nabi Adam atas perintah Allah bukan perintah dari Nabi Adam.
  • Iblis di keluarkan dari surga karena tidak patuh kepada perintah Allah SWT.
Jadi kalau ada manusia yang tidak patuh kepada perintah Allah maka bisa dikategorikan sama dengan Iblis atau Iblis berbentuk manusia yang mempunyai hak sama dengan Iblis.

Senin, 12 Juli 2010

BERITA BISNIS

Emas Melemah Setelah naik di Akhir Pekan

Emas Melemah Setelah naik di Akhir Pekan
Liputan 6 - Senin, 12 Juli Liputan6.com, Jakarta: Pada perdagangan elektronik di Asia hari ini (12/7) harga emas mengalami penurunan. Harga komoditas logam mulia ini melemah mengikuti penurunan yang dialami oleh bursa saham. Jumat lalu ( (9/7) harga emas mengalami peningkatan lebih dari 1% di tengah aksi bargain hunting yang dilakukan oleh para pembeli fisik emas.

Bisnis

Tambah Bisnis ke My Yahoo! RSS

Ekonomi

Tambah Ekonomi ke My Yahoo! RSS
  • Emas Melemah Setelah naik di Akhir Pekan

    Emas Melemah Setelah naik di Akhir Pekan

    Liputan 6 Liputan6.com, Jakarta: Pada perdagangan elektronik di Asia hari ini (12/7) harga emas mengalami penurunan. Harga komoditas logam mulia ini melemah mengikuti penurunan yang dialami oleh bursa saham. Jumat lalu ( (9/7) harga emas mengalami peningkatan lebih dari 1% di tengah aksi bargain hunting yang dilakukan oleh para pembeli fisik emas.
  • IHSG Sesi 1 Ditutup Menguat 0,90%

    Liputan 6  Liputan6.com, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada penutupan perdagangan sesi 1 Senin siang ini tercatat menguat cukup signifikan. IHSG tercatat naik 0.90% ke level 2970.402. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 menguat 1.04% ke level 575.871.
  • Tarif Naik, Jalan Tol Tetap Macet

    Liputan 6  Liputan6.com, Jakarta: Hari pertama penerapan kenaikan tarif jalan tol ruas Sedyatmo dan Cikampek, suasana di kedua jalan tol itu tetap tak berubah dan masih macet. Apalagi Senin (12/7) ini adalah hari pertama murid sekolah kembali masuk usai libur panjang.

Bisnis

Tambah Bisnis ke My Yahoo! RSS

BERITA NASIONAL

Pemerintah Tegakkan Hukum Bagi Pemburu Satwa Langka

Pemerintah Tegakkan Hukum Bagi Pemburu Satwa Langka
Denpasar (ANTARA) - Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah akan berupaya melakukan perlindungan satwa harimau dari kepunahan dengan penegakan hukum yang lebih berat bagi pelaku pemburu maupun pembalak hutan.
"Bagi perusak hutan dan pemburu satwa-satwa langka kita akan jerat dengan Undang-Undang Perlindungan Satwa Langka serta hukumannya lebih berat dari sekarang," kata Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan di Nusa Dua, Bali, Senin.
Pada acara "Pre Tiger Summit Partners Dialogue Meeting" itu, ia mengatakan, saat ini harimau berada pada kondisi kritis, spesies harimau di seluruh dunia yang tersisa sekitar 3.200 ekor.
"Jumlah itu terdiri dari enam sub spesies, yaitu harimau Sumatra, Bengal, Amur, Indochina, China Selatan dan Malaya," kata Menhut yang didampingi Gubernur Bali Made Mangku Pastika.
Ia mengatakan, ancaman kepunahannya berupa hilang dan terfragmentasinya habitat yang tidak terkendali, berkurangnya jumlah mangsa alami, perburuan dan perdagangan ilegal serta konflik dengan masyarakat yang tinggal di sekitar habitat harimau tersebut.
Dikatakan, sub spesies yang ada di Indonesia, yaitu harimau Sumatra yang saat ini populasinya sekitar 400 individu atau 12 persen dari total populasi harimau di dunia.
"Berdasarkan data, habitat harimau Sumatra telah menyusut hampir 50 persen dalam kurun waktu 25 tahun terakhir," katanya.
Zulkifli mengatakan, sekitar 70 persen dari habitat tersisa tersebut berada di luar kawasan konservasi yang tersebar pada sekitar 20 petak hutan yang terisolasi satu dengan yang lainnya.
"Kondisi inilah yang menempatkan Indonesia sebagai negara kunci dalam pelestarian harimau dunia," ucapnya.
Ia mengatakan, dengan menyelamatkan harimau, bukan hanya menyelamatkan satwa dilindungi, tetapi juga menyelamatkan harimau tersebut.
"Populasi harimau yang baik merupakan indikator hutan yang sehat, karena harimau butuh habitat yang luas dan mangsa yang banyak," ujarnya.
Dikatakan, hutan yang kondisinya baik bukan hanya membawa manfaat dan kesejahteraan bagi jutaan masyarakat yang tinggal di sekitarnya.
"Misalnya sebagai daerah resapan air, penyediaan air bersih, sumber makanan dan obat-obatan, tetapi juga berkontribusi besar terhadap penurunan emisi gas rumah kaca," katanya.
Kegiatan tersebut dihadiri 13 negara yang memiliki harimau alam, yaitu Bangladesh, China, India, Kamboja, Laos, Myanmar, Nepal, Rusia, Thailand, Vietnam, Bhutan, Malaysia dan tuan rumah Indonesia

Minggu, 11 Juli 2010

ISLAM

ISLAM SEPERTI POKOK KAYU

            Agama Islam dapat diumpamakan seperti pokok kayu. Satu pokok kayu ada yang mempunyai bagian yang tak terlihat, yaitu yang dinamakan akar, yang banyak sekali, ada yang besar dan panjang, ada pula yang halus seperti rambut dan pendek.
            Pokok kayu itu pula mempunyai bahagian yang dapat dilihat, yaitu bahagian yang muncul menjulang  diatas permukaan bumi, yaitu yang dinamakan batang beserta dahan-dahanny yang besar dan rantingnya yang kecil banyak sekali pula.
            Agama Islam seperti sebatang pokok kayu karena mempunyai 2 ajaran.
Ajaran pertama mengenai kepercayaan (Iman) yang dinamakan Rukun Iman. Pekerjaan otak dan pikiran semata. Banyak yang harus dipercaya oleh orang Islam, tetapi yang pokok hanya 6 perkara, yaitu:
  1. Percaya tentang adanya Tuhan yang menciptakan seluruh alam.
  2. Percaya tentang adanya Malaikat, makhluk gaib yang selalu menjaga alam ini.
  3. Mempercayai semua Rasul yang diutus Allah kepada manusia untuk mengajarkan agama yang benar.
  4. Mempercayai semua Kitab suci Allah yang diturunkan kepada Rasul-Rasul itu.
  5. Percaya kepada semua manusia yang sudah mati akan dihidupkan kembali di alam Akhirat, hidup yang kekal dan abadi, dimana semua perbuatan manusia selama hidup di dunia ini diperhitungkan dan dibalas dengan balasan yang setimpal.
  6. Percaya terhadap Qadha, yaitu semua yang terjadi itu adalah dengan kekuasaan Allah semata.
            Disamping Rukun Iman itu setiap orang Islam didalam hidupnya harus menjalankan ajaran yang kekeDua yaitu: 5 perkara yang dinamakan Rukun Islam, Yaitu
  1. Mengucapkan dua kalimat syahadat.
  2. Mengerjakan sholat lima waktu sehari sehari semalam.
  3. Mengeluarkan Zakat harta setelah mencapai senisab sekali setahun.
  4. Mengerjakan puasa dibulan Ramadhan.
  5. Mengerjakan ibadah Haji ke Mekkah bagi yang mampu sekali seumur hidup.
            Islam seperti pokok kayu. Rukun Iman sebagai urat atau akarnya, sedang Rukun Islam sebagai batang, dahan dan ranting. Dengan gamblang dapat kita simpulkan bahwa Rukun Iman mempunyai kedudukan lebih tinggi dari Rukun Islam.
            Bila akar kayu tidak hidup,tidak kuat, tidak terhujam jauh keperut bumi atau tidak mendapatkan tanah yang subur atau kurang pupuk, maka pohon kayu itu akan merana bahkan akan mati. Kalaupun terus hidup ranting,dahan dan daun bila terkena angin mudah rontok.
            Begitu pula keadaan seorang Islam yang tak beriman atau lemah imannya akan mudah untuk berbuat maksiat. Orang Islam yang tidak melakukan ibadah adalah agamanya itu ibarat pokok kayu yang tidak berbuah.
            Dibagian berikutnya akan kita kupas segala sesuatu tentang Tuhan, tetang Allah, yaitu urat tunggangannya kepercayaan, urat tunggangannya Rukun Iman. Apakah atau siapakah Tuhan?. Apa yang dilakukan Tuhan terhadap dunia dan diri manusia?. Apa yang dapat di lakukan manusia terhadap Tuhan?

MENGENAL TUHAN

KUNCI MENGENAL TUHAN

           Imamul Ghozali berkata dalam bukunya, "Kimyaussaadah" : "Bahwa Ilmu Kerohanian (kebatinan) dengan sifat-sifatnya itulah yang merupakan kunci kearah mengenal Tuhan".
           Jika memperhatikan kehidupan Nabi Muhammad dalam mencapai hakekat Ketuhanan, baik sebelum dan sesudah beliau menjadi rasul, maka dapatlah kita melihat Nabi Muhammad menjadi seorang shufi. Pada suatu hari Nabi terlentang diatas sepotong tikar daun kurma. Tatkal Ibnu Mas'ud seorang sahabat setia beliau memcucurkan air matanya karena melihat seorang yang memiliki hampir seluruh Jazirah Arab dan dimuliakan oleh Allah, demikian penderitaannya dalam kehidupannya. Ibnu Mas'ud mengatakan kepada beliau apakah tidak perlu tidak perlu mencarikan bantal untuk tempat meletakkan kepala Nabi yang mulia itu?
           Maka beliau melihat kepada Ibnu Mas'ud seraya berkata, "Tidak ada hajatku untuk itu, aku ini laksana seorang musyafir ditengah-tengah padang pasir yang luas dalam panas terik yang bukan kepalang aku menemui sebuah pohon yang rindang. Oleh karena itu aku letih, aku rebahkan diriku sesa'at untuk istirahat dengan niat kemudian aku berjalan lagi kembali untuk menyampaikan tujuanku menemui Tuhanku".
          
NABI MUHAMMAD HIDUP SEBAGAI SHUFI SEBELUM DAN SESUDAH MENJADI NABI. SEBALUM BELIAU MENJADI RASUL
          Muhammad suka menyendiri, berkhalawat di gua Hira. Disana beliau melatih diri mengasah jiwa, bertekun, berjihat, bertafakur, berfikir, memperhatikan keadaan alam dan susunannya, memperhatikan segalanya dengan mata hatinya. Dengan demikian pandangan lahir dan batinnya menjadi sangat bersih dan suci.
          Demikianlah maka kepribadiannya menjadi sempurna. Sekalipun Muhammad adalah manusia biasa seperti kita juga, tapi qalbu yang ada padanya sangat luarbiasa bersihnya dan sucinya, sehingga dapat lekas menerima dan merasa apa yang bersifat suci, karena itu Muhammad layak menerima WAHYU dari Tuhan Yang Maha Suci. Firman Allah dalam Qur'an (S.Asysyura 52)
"Dan demikian Kami wahyukan kepadamu Muhammad wahyu dengan perintah Aku. Sebelumnya, kamu Muhammad tidaklah kamu mengetahui apa itu "Qur'an" dan tidak pula kamu mengetahui apa itu "Iman", tetapi Aku jadikan Qur'an itu "Nur" cahaya yang Aku beri petunjuk dengan siapa-siapa yang Kami kehendaki diantara hamba-hamba kami. Dan sesungguhnya kamu Muhammad adalah kamu diberi petunjuk kejalan yang lurus". wahyu-wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad dalam Gua Hira sejak dari perintah membaca Iqra sampai perintah sujud "Wasjud" dan takarub"Waqtarib" mendekatkan diri kepada Allah. itu tidak lain isinya dari pada ajaran-ajaran didikan rohani yang diperoleh Rasulullah s.a.w dalam hidup kerohanian".
           Setelah Muhammad menjadi Rasul, sesudah ia sering mengasingkan diri (Zuhud) di gua Hira ia meneruskan perjuangan beliau (Mujahadah), mendekatkan diri kepada Allah (Muraqabah) beliau berzikir, bertaubat/istigfar, bersholat tahajud sampai jauh malam (Mukasyafah) bermunajat kepada Tuhan dalam tingkat Musyahadah dan Mukasyafah yang dengan jalan ini beliau dapat mencapai hakikat Ketuhanan.

Sabtu, 10 Juli 2010

KEROHANIAN

        Kehidupan rohani dalam islam adalah dimulai dari kehidupan Nabi Besar muhammad s.a.w dan sahabat-sahabatnya yang utama dan terdapat pula dalam kehidupan para Nabi-Nabi terdahulu.
        Nabi Muhammad sebelum menghadapi pekerjaan besar yang akan menggemparkan dunia itu, lebih dahulu beliau telah melatih dirinya dalam hidup kerohanian. Demikian juga dalam kehidupan Abu Bakar, Umar, ustman dan Ali serta beberapa sahabat-sahabat teras lainnya.
        Umat Islam seketika permulaan berkembangnya agama Islam itu, sahabat- sahabat Nabi yang utama mencontoh kehidupan Nabi, telah dapat menggabungkan kehidupan lahir(duniawi) dengan hidup kerohanian dalam kegiatannya sehari-hari. Meskipun ia menjadi kholifah yang utama dimana segala warna kehidupan itu telah ia pandangi dari hidup kerohanian. Hidup yang ditegakkan atas kemurnian jiwa dan kebersihan hati, memperkuat iman, keyakinan dan kekuatan batin.
         Berkat hidup kerohanian kaum muslimin dizaman Rasulullah, mereka mencontoh Nabi Besar muhammad s.a.w., berjuan menegakkan suatu negara untuk ketinggian agama Allah. Sampai jatuh kekuasaan lawan-lawanya kebawah telapak kakinya. Hancurnya singgasana Kaisar Roma, runtuhnya mahligai kaisar dari Persi dan terpeganglah anak kunci barat dan timur, kekayaan melimpah ruah, harta benda bertumpuk, namun semua itu bukanlah tujuan, hanya barang-barang yang bertemu ditengah jalan yang kebetulan ditemui dalam menuju yang paling besar yaitu kepada jalan Allah SWT.
        Sebelum Nabi menyatakan dirinya sebagai pesuruh Allah, beliau bertahun-tahun menyisihkan diri, semadi atau berkhalawat berhari-hari, bermalam-malam di gua Hira. Dalam khalawat beliau duduk tafakur pada af'al Allah, berzikir terus semata-mata mengingat Allah dengan ikhlas dan sempurna, sehingga bisa putus hubungannya dengan yang lain daripada Allah.

HIDUP ZUHUD DAN SEDERHANA DIANJURKAN OLEH RASULULLAH

        Cara hidup beliau adalah sangat sederhana dari pakaiannya, makanannya, tempat tidurnya, tetapi sebaliknya ibadah dan shalatnya sampai jauh malam kadang sampai menangis dalam melakukan shalat.
        Pada suatu hari datanglah Jibril kepada Nabi Muhammad menyampaikan salam Tuhan dan bertanya,"Manakah yang engkau sukai ya Muhammad, menjadi Nabi yang kaya raya seperti Nabi Sulaiman atau Nabi yang miskin seperti Nabi Ayyub?". Lalu beliau menjawab, "Aku lebih suka kenyang sehari dan lapar sehari. Jika kenyang, aku bersyukur pada Tuhan. Jika lapar bersabar atas cobaan Tuhanku".
         Kehidupan yang demikianlah beliau anjur-anjurkan pula kepada umatnya. Rasulullah bersabda, "Zuhudlah terhadap dunia, supaya Tuhan mencintaimu. Dan zuhudlah pada yang ada ditangan manusia supaya manusiapun cinta engkau. (HR. Ibnu Maja, At-Tabrani dan Baihaqi)
         Sabda Rasulullah, " Apabila Tuhan menghendaki seseorang hambanya menjadi orang baik, diberinyalah faham akan rahasia-rahasia agama, ditimbulkannya rasa zuhud terhadap dunia dan diberi anugerah dapat memandang yang gaib dan cela dirinya sendiri", (HR. Baihaqi)
         Bila kita perbandingkan dengan kehidupan orang-orang yang zahid dan Abid, yaitu ahli-ahli tasawwuf yang datang kemudian, dapatlah dengan mudah meneliti persamaan kehidupan mereka dengan kehidupan Nabi Muhammad dalam kehidupan kerohanian.
         Demikianlah maka imamul Ghozali berpendapat, "Bahwa aku yakin benar-benar kaum shufiyah itulah yang benar-benar telah menempuh jalan yang dicontohlan oleh Nabi dan yang dikehendaki oleh Allah SWT.
         Selanjutnya imamul Ghozali berpendapat, "Bahwa mendekati Tuhan, merasa adanya Tuhan dan Ma'rifat Tuhan, hanya dapat dicapai dengan menempuh satu jalan yang ditempuh oleh kaum Shufi".